Kajian Musikologi “Kateubak Dan Bobboman” Dari Tuapejat Kepulauan Mentawai Sumatera Barat
Main Article Content
Dwi Rahmawati Alda
Yade Surayya
Wilma Sriwulan
Ofa Yutri Kumala
Penelitian bertujuan untuk mengkaji musikologi dari kateubak dan bobboman baik itu bentuk, bahan, teknik pembuatan, serta struktur musikal instrumen Kateubak dan Bobboman di Tuapejat, Kepulauan Mentawai. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis transkripsi pola bunyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bentuk, Kateubak dan Bobboman memiliki perbedaan pada bentuk, bahan, serta teknik pembuatan yang memengaruhi karakter bunyi yang dihasilkan. Bobboman sebagai bentuk penyederhanaan dari Tuddukat memiliki struktur yang lebih sederhana dan pola permainan yang stabil, sedangkan Kateubak menghasilkan variasi bunyi yang lebih beragam melalui teknik pukulan dan perubahan timbral. Secara musikal, struktur permainan keduanya bersifat ritmis, repetitif, dan siklik. Bobboman berfungsi sebagai penopang pola yang konstan, sementara Kateubak berperan dalam mengembangkan variasi dan dinamika. Interaksi keduanya membentuk sistem musikal yang terstruktur melalui hubungan antara kestabilan dan variasi. Pendekatan etnomusikologi sebagaimana dikemukakan oleh Simha Arom digunakan untuk memahami pola siklik, sedangkan konsep dari Leon Stein dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam mengidentifikasi unit-unit kecil dalam struktur musikal.
Arom, Simha. 1991. African Polyphony and Polyrhythm: Musical Structure and Methodology. Cambridge: Cambridge University Press.
Ade Irwandi, Erwin, Ermayanti, & Indrizal, E. (2024). Budaya dan modernisasi: Pergulatan orang Mentawai dalam memperkuat identitas budaya.
Ferry Herdianto. (2024). The role of ritual music in the strategy for improving cultural tourism in the Mentawai Islands. Journal of Cultural Studies.
Jessica Melani, & Irdhan Epria Darma Putra. (2020). Analisis pola ritme permainan alat musik Tuddukat pada berita kematian dalam tradisi budaya masyarakat Siberut Selatan Kepulauan Mentawai. Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 8(1), 33–47
Merriam, A. P. (1964). The anthropology of music. Evanston: Northwestern University Press.
Nettl, B. (2005). The study of ethnomusicology: Thirty-one issues and concepts. Urbana: University of Illinois Press.
Sachs, C., & Von Hornbostel, E. M. (1914). Systematik der Musikinstrumente: Ein Versuch. Zeitschrift für Ethnologie, 46(4–5), 553–590.
Stein, L. (1962). Structure and style: The study and analysis of musical form. Princeton, NJ: Summy-Birchard Music.
Siritoitet, E. C., & Sarjoko, M. (2018). Bentuk penyajian musik tradisional Tuddukat dalam ritual Arat Sabulungan di Kepulauan Mentawai. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, 5(2), 101–112.













